Studi Kasus Pelayaran

Norwegian Cruise Line

Kisah kami dimulai lebih dari setengah abad yang lalu ketika Jalur Karibia Norwegia didirikan oleh perusahaan pelayaran tertua dan paling dihormati di Norwegia. Pada tahun 1966, kami melakukan pelayaran perdananya yang inovatif dengan 550 penumpang yang mengubah cara pandang dunia terhadap liburan di laut. Tidak lagi sekadar alat transportasi, kapal telah menjadi tujuan tersendiri, menawarkan para tamu alternatif yang menarik dan terjangkau dibandingkan resor berbasis darat. Ketika industri pelayaran mulai mendapatkan popularitas, Norwegia memimpin dengan memperkenalkan armada “kapal putih” baru yang ramping di akhir tahun 60an dan awal 70an dan terus menambah kapasitas dan memperluas rencana perjalanan selama dua dekade berikutnya. Jalur Karibia Norwegia menjadi Jalur Pelayaran Norwegia pada tahun 1987 untuk mencerminkan struktur rute yang diperluas. Sepanjang tahun 90an, perusahaan ini terus memperluas armadanya dengan kapal-kapal baru dan lebih besar yang dibangun untuk menggantikan “kapal putih” yang sudah pensiun.

“Meskipun tidak mungkin untuk sepenuhnya menghilangkan risiko yang terkait dengan COVID-19, teknologi AtmosAir adalah salah satu dari banyak investasi yang dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan yang sudah ketat. Kami bekerja dengan tekun dalam strategi berlapis-lapis untuk kesehatan dan keselamatan, dan teknologi ionisasi bi-polar AtmosAir yang telah terbukti akan menambah lapisan perlindungan di kapal kami.”

- Robin Lindsay, Wakil Presiden Eksekutif Operasi Kapal untuk Norwegia Cruise Line Holdings Ltd.

Tantangan

NCL membutuhkan mitra pemurnian udara standar untuk mempercepat peluang pelayaran untuk bangkit kembali dari pandemi guna memastikan para pelancong akan berada di lingkungan dalam ruangan yang lebih bersih dan aman saat mulai berlayar lagi.

Solusi

Cruise Line Holdings Ltd. (NYSE: NCLH) bermitra dengan AtmosAir Solutions untuk memasang sistem pemurnian udara desinfeksi berkelanjutan di 28 kapal dalam tiga mereknya, Norwegia Cruise Line, Oceania Cruises, dan Regent Seven Seas Cruises.

Hasil

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elite tellus, Luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lihat Lebih Banyak Studi Kasus Kapal Pesiar