Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Kamar Tidur Anda

Kualitas udara dalam ruangan yang buruk dapat mengganggu tidur. Berikut cara memperbaikinya.

Oleh Tony Abate, CIAQP, CMI

Campuran dalam ruangan polutan udara, seperti debu, serbuk sari, spora, gas, bakteri, dan virus, ada di sekitar kita. Banyak penelitian telah menunjukkan hal tersebut merusak kesehatan dan kesejahteraan kita. Tapi apakah kualitas udara kamar tidur mempengaruhi tidur kita?

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Teknik Denmark ditemukan kualitas udara memiliki efek pasti pada tidur dan kognisi. Para peneliti membandingkan siswa yang tidur di kamar asrama dengan ventilasi dan kualitas udara yang lebih baik dengan siswa lain yang kamarnya tetap seperti semula. Di ruangan dengan kualitas udara yang lebih baik, siswa menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur ketika di tempat tidur dan mendapat nilai lebih baik pada tes yang diambil keesokan harinya untuk mengukur konsentrasi dan perhatian.

Kontributor Kualitas Udara Kamar Tidur yang Buruk

Kualitas udara di kamar tidur bisa menjadi miskin karena beberapa alasan.

Kebanyakan orang tidur dengan pintu dan jendela tertutup, sehingga polutan di udara terkonsentrasi. Polutan tersebut dapat masuk ke hidung, tenggorokan, dan bahkan paru-paru kita.

Kamar tidur dapat mengandung jamur, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan. Tempat tidur dan kasur dapat menampung tungau debu.

Pernahkah Anda terbangun sebelum waktunya karena hidung tersumbat, tenggorokan kering, atau batuk? Hal ini dapat terjadi setelah menghirup polutan pekat selama berjam-jam. Jika partikelnya adalah 2.5 atau lebih kecil (1/25,000th dari satu inci), virus ini dapat tertanam jauh di dalam paru-paru, menyebabkan gangguan pernapasan dan akhirnya menyebabkan kondisi kronis seperti alergi dan asma.

Meningkatkan Kualitas Udara Kamar Tidur

Badan Perlindungan Lingkungan AS telah mengidentifikasi tiga faktor penting untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan:

  1. kontrol sumber,
  2. ventilasi,
  3. dan pembersihan udara.

Berikut beberapa saran khusus untuk meningkatkan kualitas udara di kamar tidur.

  1. Tungau debu dari tempat tidur dapat dikendalikan dengan lebih sering mencuci dengan air panas dan menggunakan kasur khusus serta sarung bantal.
  2. Jika kamar tidur berkarpet, pertimbangkan untuk menggantinya dengan lantai keras. Atau sesering mungkin menyedotnya dengan a filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA)-dilengkapi vakum.
  3. Bersihkan ruangan sesering mungkin menggunakan pembersih yang hanya mengeluarkan senyawa organik volatil (VOC) tingkat rendah.
  4. Gunakan produk yang mengeluarkan emisi VOC rendah jika mengecat atau memoles ruangan.

Meningkatkan Ventilasi Dengan Sistem Udara Paksa

Ventilasi dapat ditingkatkan dengan beberapa cara.

Jika Anda memiliki sistem udara paksa, setel kipas ke “on” daripada “auto”, terutama di malam hari. Sistem udara paksa memiliki filter untuk menghilangkan polutan. Jika kipas tetap menyala, filter akan menangkap polutan sepanjang malam dan menyediakan aliran udara dan ventilasi terus-menerus.

Selain itu, pertimbangkan untuk meningkatkan filternya ke filter yang berefisiensi tinggi untuk menangkap lebih banyak polutan di udara, dan melengkapinya dengan teknologi pemurnian udara seperti ionisasi udara bipolar atau sistem sinar ultraviolet.

Ionisasi udara bipolar sangat baik dalam membanjiri ruangan dengan ion-ion bermanfaat, yang secara alami berlimpah di udara luar ruangan yang bersih. Ion-ion tersebut mengurangi debu dan spora, memecah VOC, dan menetralisir bakteri, virus, dan jamur di dalam ruangan. Sistem ultraviolet mensterilkan bagian sistem pemanas/penyejuk udara (seperti koil pendingin) dan membantu mengurangi bakteri dan jamur yang dapat tumbuh di permukaan tersebut.

Tingkatkan Ventilasi Tanpa Sistem Udara Paksa

Bahkan jika Anda tidak memiliki sistem udara, Anda tidak kehabisan pilihan untuk mendapatkan udara yang lebih bersih.

Coba buka a jendela, meski sedikit, yang akan menurunkan konsentrasi polutan di udara. Namun hindari hal ini saat musim serbuk sari atau musim alergi tinggi atau saat kualitas udara luar ruangan buruk (seperti saat asap kebakaran hutan atau ozon tinggi).

Selain itu, ada banyak alat pembersih udara mandiri yang tersedia. Ini dapat menawarkan satu atau banyak teknologi pemurnian udara, seperti filtrasi HEPA, filter karbon untuk mengurangi gas dan bau, serta teknologi ionisasi udara ultraviolet dan bipolar. Pastikan kapasitas luas unit sesuai dengan ukuran ruangan, dan carilah tingkat pengiriman udara bersihnya (CADR), standar yang dikembangkan oleh Produsen Peralatan Rumah Tangga Amerika. Saya merekomendasikan CADR 300 atau lebih.

Menggunakan strategi ini dapat meningkatkan kualitas udara dan tidur Anda, yang pada gilirannya meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.