5 Cara Mempersiapkan Bandara untuk Kualitas Udara Dalam Ruangan yang Optimal Selama Bulan Perjalanan Musim Panas

Bandara tetap menjadi tempat di mana mereka yang melakukan perjalanan selama bulan-bulan musim panas kemungkinan besar akan mendapati diri mereka berada di ruang tunggu yang padat dan terminal yang sibuk. Karena banyaknya waktu yang dihabiskan di bandara untuk menunggu penerbangan, dan kemudian waktu yang dihabiskan di udara, para pelancong telah menunjukkan kekhawatiran tentang keselamatan bandara. Namun, teknologi baru dan pemimpin inovatif di sektor ini mendukung kesehatan dan keselamatan wisatawan dengan menerapkan sistem baru yang secara efektif dapat mengurangi polutan dan virus di udara, serta membantu memberikan ketenangan pikiran bagi mereka yang akan melakukan penerbangan. Contoh dari teknologi baru ini adalah teknologi ionisasi bi-polar AtmosAir, yang 99.9% efektif dalam mengurangi virus corona di permukaan benda. Teknologi ini telah dipasang di lebih dari 7,500 bangunan komersial, termasuk bandara. Dengan adanya kekhawatiran terhadap virus, polutan, dan masalah kualitas udara lainnya yang ada di udara, bandara telah memulai proses transformasi digital yang penting.

Oleh karena itu, berikut adalah lima strategi untuk mempersiapkan bandara dan menjaga kualitas dalam ruangan yang optimal (IAQ) sepanjang musim panas dan masa depan.

1) Bersiap untuk Meningkatnya Jumlah Wisatawan

Jumlah wisatawan di bandara kini mendekati tingkat sebelum pandemi, dan banyak yang mempunyai ekspektasi baru terhadap IAQ dan keselamatan publik di bandara dan terminal. Harapan-harapan ini telah mendorong inovasi-inovasi baru, dan seiring dengan pemanfaatan teknologi seperti AtmosAir, pemasangan ruang fleksibel yang memungkinkan jarak yang tepat antar penumpang serta ruang luar juga dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung kepercayaan masyarakat terhadap bandara.

Misalnya Bandara Internasional Pittsburgh, yang telah mengumumkan rencana pembangunan senilai lebih dari satu miliar dolar yang dijadwalkan selesai pada tahun 2025. Rencana ini mencakup perluasan terminal secara besar-besaran untuk memungkinkan taman dan ruang hijau, jendela dan langit-langit yang lebih tinggi untuk meningkatkan cahaya alami, dan peningkatan ventilasi dan sistem infrastruktur. Sistem ini akan menjadi salah satu komponen terpenting bandara di masa depan, dan perusahaan seperti AtmosAir akan mampu menyediakan kemajuan teknologi semacam ini.

2) Mengembangkan Strategi IAQ yang Komprehensif

Pemilik dan operator bandara harus memiliki pemahaman dan strategi komprehensif untuk IAQ di terminal di masa depan, dan aspek utama dari strategi ini adalah sistem ventilasi dan HVAC. Sistem ini harus dipelihara dengan baik dan menerima pemeliharaan dan pembaruan yang konsisten bila diperlukan. Dengan sistem yang bekerja secara optimal, akan ada dampak positif terhadap kesehatan wisatawan dan pada gilirannya, pengunjung selama bulan-bulan musim panas dapat yakin dan yakin bahwa ruangan tersebut menggunakan teknologi terbaik untuk menjaga kesehatan dan keselamatan setiap saat.

3) Membersihkan Udara dari Polutan

Meskipun penambahan-penambahan yang disebutkan di atas dapat menjadi bagian mendasar dari pengalaman bandara bagi pelanggan, tugas paling penting saat ini adalah menjaga kualitas udara dalam ruangan setinggi mungkin. Ini berarti menghilangkan dari udara: polutan, bakteri, dan virus apa pun yang ada di udara. Beberapa bandara telah memulai proses transformasi digital dan keselamatan yang berharga ini, termasuk Bandara Internasional Los Angeles (LAX) yang menerapkan perubahan melalui teknologi AtmosAir pada tahun 2019. Teknologi ini telah membantu memitigasi polutan di udara yang bersumber dari sejumlah bandara. faktor di bandara, termasuk knalpot aspal dari pesawat, serta bakteri, jamur, dan virus.

4) Ingatlah bahwa Udara Luar Ruangan Juga Penting

Meskipun beberapa teknologi mungkin dapat mengontrol kualitas udara di dalam bandara, penerapan teknologi seperti AtmosAir yang mampu menghilangkan polutan dan meminimalkan risiko dari udara luar sangatlah penting. Untuk bandara seperti LAX yang terletak di daerah dengan polusi tinggi, hal ini menjadi lebih penting untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan wisatawan di dalam bandara. Selain itu, hal ini akan membantu meningkatkan nilai baik bagi pemilik maupun wisatawan, karena pelanggan akan merasa lebih percaya diri dan nyaman serta akan mendorong tingginya jumlah penerbangan pada tahun 2022, namun juga memastikan bahwa pengalaman di bandara seaman mungkin.

5) Merampingkan Pengalaman Pelanggan

Oleh karena itu, aspek utama pengalaman pelanggan yang dapat meminimalkan kekhawatiran, selain teknologi ionisasi bi-polar, adalah solusi bagi penumpang seperti sistem otomatis untuk TSA dan pengantaran bagasi. Bandara Internasional Orlando juga telah memasang jalur penyaringan otomatis untuk TSA dan kamera pengenalan wajah untuk memfasilitasi kedatangan dan keberangkatan. Bandara DFW kini menawarkan pengantaran bagasi tanpa sentuhan di seluruh terminal dengan tujuan untuk menerapkan dan menguji proses boarding domestik biometrik pada akhir tahun ini.

Ringkasnya, seiring dengan upaya bandara untuk melayani penumpang dan tamu dengan kualitas terbaik, maka keberhasilan maskapai penerbangan dan bandara internasional dan regional akan sangat penting untuk memiliki sistem yang menyediakan langkah-langkah untuk memastikan penumpang mendapatkan pelayanan terbaiknya. keselamatan penting dari sudut pandang komersial dan demi keberhasilan perjalanan udara di masa depan.

Tony Abate telah menjabat sebagai CTO untuk AtmosAir sejak didirikan pada tahun 2004.