Mengapa teknologi ionisasi bipolar menjadi suatu kebutuhan bagi perancang dan pemilik bangunan

Sebuah studi independen yang dilakukan oleh California State University, Fresno dan sebagian disponsori oleh cabang ASHRAE San Joaquin, mengonfirmasi keefektifan teknologi ionisasi udara bipolar (BPI) pelepasan penghalang dielektrik (DBD) AtmosAir. 

Studi tersebut menunjukkan teknologi BPI AtmosAir yang dikombinasikan dengan filter umum yang biasa ditemukan di gedung, meningkatkannya ke kinerja HEPA sekelas rumah sakit, sekaligus menggunakan energi 42% lebih sedikit daripada filter HEPA.

Ini merupakan kemajuan untuk teknologi ionisasi bipolar DBD dan bagi para insinyur, pemilik bangunan dan operator yang mempertimbangkan untuk berinvestasi dan memasang solusi pembersihan udara proaktif yang inovatif.

Bagi para arsitek, insinyur, perancang bangunan, dan pemilik bangunan, integrasi teknologi ionisasi bipolar menawarkan keuntungan strategis dalam membentuk bangunan generasi mendatang. Teknologi ini tidak hanya membantu memenuhi standar kualitas udara dalam ruangan yang semakin ketat, tetapi juga membedakan ruang dengan menjadikannya lebih sehat dan lebih menarik bagi penghuninya. 

Teknologi ini dapat diintegrasikan secara mulus ke dalam konstruksi baru maupun renovasi, memberikan fleksibilitas untuk beragam proyek, dan memaksimalkan nilai bagi para pemangku kepentingan. Lebih lanjut, dengan meningkatnya permintaan akan sertifikasi kesehatan dan operasional berkelanjutan, penerapan sistem pemurnian udara canggih memposisikan gedung untuk menarik penyewa, meningkatkan reputasi, dan mempersiapkan investasi di masa depan terhadap perkembangan regulasi dan ekspektasi pasar.

Mengapa ini penting?

Hal ini penting karena menunjukkan bahwa pembersihan udara canggih kini dapat dicapai tanpa mengorbankan konsumsi energi yang meningkat secara signifikan. Dengan menyamai kinerja filtrasi sekelas rumah sakit sekaligus mengurangi penggunaan energi, teknologi ionisasi bipolar seperti AtmosAir menjawab dua kebutuhan penting: menjaga kualitas udara dalam ruangan dan mendorong keberlanjutan.

Demi kesehatan dan kesejahteraan, udara dalam ruangan yang bersih sangat penting untuk mengurangi penyebaran patogen, alergen, dan polutan di udara. Ionisasi bipolar secara aktif menetralkan kontaminan di udara, berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat, baik di lingkungan komersial maupun perumahan. Hal ini sangat penting bagi populasi rentan, seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki masalah pernapasan, sehingga memastikan ruang bersama yang lebih aman.

Dari perspektif keberlanjutan, kemampuan teknologi ini untuk menghadirkan penyaringan superior tanpa kebutuhan energi yang tinggi seperti sistem HEPA tradisional mendukung inisiatif bangunan hijau dan mengurangi biaya operasional. Konsumsi energi yang lebih rendah tidak hanya mengurangi jejak karbon bangunan, tetapi juga sejalan dengan upaya global menuju infrastruktur yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Menggabungkan ionisasi bipolar ke dalam sistem udara merupakan pendekatan yang berpikiran maju: meningkatkan kesejahteraan penghuni sekaligus mendukung efisiensi energi dan tujuan lingkungan yang lebih luas. 

Karena bangunan berupaya menjadi lebih sehat dan lebih berkelanjutan, solusi seperti ini menetapkan tolok ukur baru untuk apa yang mungkin dilakukan dalam pengelolaan kualitas udara dalam ruangan.

Baca siaran pers di sini.